Minggu, 05 Mei 2013

Posted by Unknown | File under :

Tulisan ini merupakan tulisan lanjutan dari posting sebelumnya, jadi ceritanya mau ngebahas apa sih pentingnya mental di suatu tim dan apa pengaruhnya buat tim tersebut.

Seperti yang udah dibahas sebelumnya salah satu masalah PHUI di kejurnas kemarin itu adalah lemahnya mental tim, sebagai contoh tim putra yang udah 2 kali unggul duluan dari lawannya justru harus dipaksa takluk di akhir laga, kenapa? Karena mental timnya belum siap buat mempertahanin keunggulan yang udah dibuat, alhasil tim jadi sedikit ‘jumawa’ dengan keunggulan tersebut dan pada akhirrnya ga bisa mempertahankan bahkan justru berbalik tertinggal. 
Kalo kasus untuk tim putri mungkin bisa dibilang lebih serius, bayangin aja di tengah pertandingan beberapa pemain tim putri sampe nangis di lapangan. Ini udah pasti banget menandakan ada yang salah sama mental bertanding tim ini.

Terus gimana dong ngatasinnya? Pasti ada yang salah di tim ini, mungkin treatment yang diberikan terlalu ‘memanjakan’ tim sehingga mental bertandingnya gak kebentuk. 
Kegagalan membentuk mental bertanding sebuah tim bisa jadi kegagalan membentuk juara, karena juara pasti juga punya mental bertanding yang juara juga, gak lemah, gak lembek, dan gak gampang jumawa.



Ya membentuk mental sebuah tim memang gak mudah, butuh waktu pastinya tapi gue yakin dengan treatment yang bener tim ini pasti bisa punya mental bertanding yang juara kok. Pasti!!
#GFWUI
Posted by Unknown | File under :
Heloow baru balik nge-blog lagi nih setelah disibukkan dengan berbagai macam kejuaraan,, hohooo yap PHUI baru aja selesai ikutan Kejuaraan Hoki Ruangan Mahasiswa Nasional ke-8 atau biasa disebut KHRMN VIII 2013. Di kejuaraan ini PHUI belum bisa bawa pulang hasil maksimal terutama buat tim putri nih, dari 3 pertandingan tim putri belum bisa dapet poin satupun (tetep semangat tim putri!!). 
Kalo buat tim putra Alhamdulillah dari 4 pertandingan masih bisa menang lawan Upancas dengan skor 3-1 sisanya kita harus dipaksa bertekuk lutut dari tim-tim kuat semisal UNJ, UNY dan STEI.

Di kejuaraan kali ini materi pemain yang dikirim PHUI untuk tim putra terbilang cukup solid dan berisi pemain-pemain yang terakhir ikut ke IHRPT ITB Bandung, walaupun dengan skuat yang terbilang baru tim putra terbukti mampu menampilkan permainan yang apik di tiap pertandingan bahkan di pertandingan terakhir melawan UNY kita bisa membuat UNY kewalahan meladeni serangan PHUI sebelum akhirnya kita menyerah 1-3 dari mereka. 
Sedangkan untuk tim putri masalah utama di kejurnas kali ini adalah absennya beberapa pemain kunci dan minimnya kehadiran tim putri sendiri di tiap pertandingan, dari 3 laga yang dilakoni tim putri ketiganya hanya dihadiri oleh 7 orang pemain dari 9 orang pemain yang didaftarkan di kejurnas ini. 
Minimnya jumlah pemain tersebut membuat tim putri kewalahan menjalani setiap pertandingan termasuk dalam hal fisik dan stamina karena praktis hanya 2 orang yang siap menjadi pemain pengganti di bench.





Terlepas dari hal hal tersebut salah satu masalah di tim putra dan putri yang harus banget disoroti adalah masalah mental tim. Tim putra udah 2 pertandingan berhasil mimpin gol duluan tapi justru di pertengahan babak malah berbalik kalah, untuk kasus tim putri bahkan cenderung lebih parah, tim putri seperti kehilangan sosok seorang pemimpin di lapangan dan efeknya pasti tim ini jadi gak punya mental bertanding yang bagus apalagi buat melawan tim tim kuat alhasil di salah satu pertandingan kemarin tim putri banyak yang sampe nangis di lapangan.



Sebenernya ada apa sih sama mental tim PHUI? Seberapa besar pengaruh mental pada keberhasilan sebuah tim? Penasaran?! Tunggu di post selanjutnya! Hahaa
#GFWUI