Tampilkan postingan dengan label Random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Random. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Agustus 2014

Posted by Endi | File under :
Beberapa hari yang lalu dapet dua berita tentang kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia, yang menurut gue dua-duanya agak ‘nyeleneh’ buat diterapin.
Pertama, “Kuliah Sarjana Paling Lama 5 Tahun” (http://www.jpnn.com/read/2014/08/14/251664/Kuliah-Sarjana-Paling-Lama-5-Tahun- )

Entah apa yang terbesit di benak si pembuat kebijakan waktu bikin kebijakan baru ini, mungkin aja beliau-beliau sama sekali ga menikmati masa-masa kuliah S1-nya dulu. Oke, terlepas dari apapun alasan pemerintah ngebuat kebijakan itu (mulai dari ketimpangan kurikulum sampai alasan biaya)  menurut gue kebijakan baru ini nantinya cuma akan menambah jumlah lulusan S1 asal-asalan (asal cepet lulus, asal dapet kerja).

Padahal seharusnya Universitas berfungsi bukan hanya sebagai penghasil kelas pekerja, dengan kebijakan baru itu mahasiswa mau ga mau dipaksa mempercepat studinya dikampus, yang berarti harus mengurangi bahkan meniadakan kegiatan lain semisal kegiatan non-akademis mereka di kampus. Berkurangnya kegiatan mahasiswa diluar kelas tentu akan berdampak pada menurunnya kualitas lulusan-lulusan Universitas, mereka jadi ga punya kesempatan banyak untuk mengeksplor kemampuan non-akademis mereka diluar kelas karena harus dikejar oleh tuntutan lulus kuliah yang semakin cepat. Padahal, sekali lagi, kemampuan non-akademis mahasiswa seperti kemampuan ber-organisasi maupun kepemimpinan, sama pentingnya dengan kemampuan akademis yang mereka dapat di kelas.

Selain itu, mayoritas mahasiswa di Indonesia masih ‘job oriented’ pasca lulus dari kampus. Padahal sebenernya lulusan Universitas diharapkan bisa lebih dari sekedar dapet kerjaan pasca lulus dari kampus. Disaat di negara-negara maju lain mahasiswanya berlomba-lomba ngelanjutin pendidikan yang lebih tinggi pasca lulus S-1, disini justru mahasiswanya berlomba-lomba datengin ‘job fair’ buat ngelamar kerja. Ga salah juga sih emang, ya tuntutan ekonomi juga mungkin jadi salah satu penyebab mayoritas mahasiswa di Indonesia masih ‘job oriented’ pasca kampus. 
Tapi mau sampe kapan kayak gini terus? Ga bakal maju Indonesia kalau mahasiswanya abis lulus cuma mikirin kerja, apalagi yang lebih miris abis lulus cuma mikirin kawin.

 "Buka mata gais, potensi kalian itu lebih dari sekedar menjadi 'kelas pekerja' "

Gue yakin mungkin akan banyak yang kontra sama tulisan gue yang ini, tapi gue lebih yakin Indonesia bakal gini-gini aja kalo generasi mudanya (yang beruntung bisa nyicipin bangku kuliah) cuma bisa menghamba (di perusahaan-perusahaan asing) tanpa pernah bahkan untuk sekedar berpikir berbuat lebih buat bangsanya.
Buka mata gais, potensi kalian itu lebih dari sekedar menjadi 'kelas pekerja'

Tadinya mau ngelanjutin nulis komentar tentang berita satu lagi (http://ekspresnews.com/masa-kuliah-s2-bakal-menjadi-4-tahun/ ), tapi kayaknya udah kepanjangan jadi lanjut postingan selanjutnya aja kali ya-

Kamis, 08 Agustus 2013

Posted by Unknown | File under : ,

" Ya Tuhan, lancarkanlah kegiatanku hari ini, semoga hari ini berkah untukku…” -@AnakSoleh2013-

“Alhamdulillah sudah 20 Juz, ayo semangat 10 Juz lagi..” -@AnakSolehah2013-

Sepenggal doa dan kalimat syukur diatas mungkin sering kita lihat di Timeline jejaring social kita. Ya gak ada yang salah memang dengan berdoa dan bersyukur, tapi apa semua itu harus kita umbar di jejaring social?

Hmmm mungkin beberapa orang berdalih kalo ungkapan rasa syukur dan doa mereka di jejaring social itu sebagai penyemangat dan motivasi untuk para followers-followersnya agar lebih giat melakukan kebaikan. 

Tapi sadarkah kalian kalo sebenarnya dibalik kalimat doa dan syukur kalian itu terselip sedikit keriyaan hati dan rasa ingin dipuji?

Ah enggak kok, doa kita kan buat nyemangatin yang lain juga, siapa tau kan banyak yang Amin-in trus jd cepet diijabah..”

Coba deh tanya ke dalam hati apa bener niatnya emang gitu? Walaupun sedikit pasti ada deh rasa ingin dipuji atau seenggaknya pengen orang-orang tau “eh gue abis ibadah ini lho”. Nah ini dia yang gak boleh, jangan sampai doa-doa dan ucapan syukur kita dirusak sama hal kecil yang ga kita sadarin itu.

Bukankah lebih baik doa itu keluar dari hati yang tulus tanpa mengharapkan imbalan apapun apalagi pengakuan dari manusia.

Tanpa diumbar melalui status facebook ataupun twitter Tuhan pasti mendengar doa kalian kok, karena sesungguhnya Dia itu Maha Melihat lagi  Maha Mendengar :)

So mulai sekarang masih mau berdoa di social media?


Rabu, 03 Juli 2013

Posted by Unknown | File under : ,

Jangan melakukan sesuatu setengah-setengah, kurang lebih mungkin begitu maksud kalimat diatas.
Sesuatu yang dikerjain setengah-setengah hasilnya ya pasti setengah-setengah juga, jelek enggak bagus apalagi. Trus gimana dong supaya ga setengah-setengah?

Ya harus total dong masbroh! Total ngejalaninnya, total persiapannya supaya dapet hasil yang total juga.Udah banyak kok buktinya kalo totalitas kita dalam ngerjain suatu pekerjaan pasti berpengaruh sama hasil yang bakal kita dapet. 
Coba deh liat orang-orang sukses di sekitar kita, tanya sama mereka berapa persen dedikasi mereka buat pekerjaan yang mereka lakuin. Kalojawabannya gak seratus persen mungkin situ salah nanya orang deh hahaa :D.

Serius deh, di dunia digital aja cuma ada 1 atau 0 gak ada tuh ½, ¼ ,atau seper-seperl ainnya. Makanya dari sekarang kalo mau dapet hasil yang maksimal coba deh dimaksimalin juga usahanya jangan setengah-setengah, jangan males-malesan apalagi ogah-ogahan. 
Mending enggak sekalian daripada  iya tapi setengah-setengah.

Terakhir ni mengutip kata bijak lagi: “Dunia itu gak akan pernah mengingat yang kedua, ketiga, dst. Dunia cuma akan mengingat yang pertama dan terakhir. Pilihannya tinggal di tangan kalian mau jadi yang pertama atau yang terakhir? “


So mulai sekarang “Do or Do Not, There’s No Try”

Kamis, 23 Agustus 2012

Posted by Unknown | File under :

Mengutip perkataan dari seseorang (baca: Ocha) :
“Kalo ga kuat sama faktanya mending ga usah kepo deh”
Hmmm bener banget tuh kalo ga kuat liat faktanya mending ga usah kepo,,
daripada tau terus sakit ati mending gausah tau sama sekali deh..

Ya itu yang mau gue coba terapin sekarang,, NO MORE KEPO!!
Awalnya sih Cuma iseng ketik usernamenya di twitter atau facebook,,tapi lama2 jadi keseringan dan akhirnya jadi keterusan…
Kalo keterusan yang baik2 si gapapa ya,,tapi kalo diterusinnya yang begini sumpah deh Cuma bikin sakit hati,,jadi mending di stop keponya..

Dan Alhamdulillah sekarang udah mulai bisa ga kepo lagi, ga coba2 ketik2 username itu lagi dan ga coba2 inget2 itu lagi..
Sekarang akan mencoba menjalani kehidupan di lembaran baru lagi,,lembaran yang bersih tanpa ingatan masa lalu sedikitpun..yap harus dicoba!
No More Kepo!

Kamis, 07 Juni 2012

Posted by Unknown | File under :

Iseng iseng dulu bikin beginian di tangan sendiri..hehee


*Lucu kan??
Ada lagi ni..

*Satu lagi…

Itu semua jari sendiri lho,,hahaa

?

Posted by Unknown | File under :



Kamu masih marah ya?

Yaiyalah,,saya bukan Tuhan yang bisa semudah itu memaafkan..

Kalo kamu baca tulisan ini, please stop texting me..
Posted by Unknown | File under :

Hap..hap..udah lama ga nyentuh blog lagi..

Ya sekarang lagi minggu-minggu gabut menjelang SP dank arena gada kerjaan yaudah iseng buka2 blog lagi deh..hehee

Ditunggu aja deh postingan selanjutnya..
Selamat liburan !

Kamis, 12 April 2012

Posted by Unknown | File under :

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku

Kabut tipis pun turun pelan pelan dilembah kasih
Lembah mandalawangi

Kau dan aku berdiri tegak melihat hutan hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angina yang menjadi dingin

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap kau dekaplah lebih mesra lebih dekat

Apakah kau masih akan berkata kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua kecuali dalam cinta


Kamis, 22 Desember 2011

GIE

Posted by Unknown | File under :
Akhir akhir ini lagi entah kenapa lagi seneng banget nonton film GIE, padahal udah nonton berkali-kali..-_-"
Dan dari fim itu ternyata gw dapet banyak 'quotes'2 bagus dari seorang Soe Hok Gie..

"hari ini adalah hari ketika dendam mulai membatu...
dendam yang disimpan lalu turun ke hati mengeras bagai batu"

"kita generasi baru ditugaskan untuk memberantas generasi tua yang mengacau..
kita akan menjadi hakim bagi mereka yang ditudug koruptor2 tua

kitalah generasi yang akan memakmurkan indonesia
yang berkuasa sekarang adalah orang2 yang dibesarkan di zaman hindia belanda

mereka adalah pejuang kemerdekaan yg gigih, tapi kini mereka telah mengkhianati apa yang mereka perjuangkan dan rakyat makin lama makin menderita, aku bersamamu orang2 malang

siapa yang bertanggung jawab akan semua hal ini? mereka? generasi tua? semuanya pemimpin pemimpin yang harus ditembak mati di lapangan banteng
cuma pada kebenaran kita bisa berharap, kebenaran cuma ada di langit dan dunia adalah palsu"


dan yang terakhir tapi paling dalem..

"tapi apa yang lebih puitis selain berbicara tentang kebenaran"